10 Tempat Unik di Muka Bumi

Berkelana ke segala penjuru dunia memang mengasyikkan. Perjalanan Anda tak mungkin terlupakan ketika menemukan berbagai tempat yang unik di salah satu sudut negeri. Aneh, unik, dan menakjubkan, mungkin kata-kata itu yang akan terngiang ketika datang ke tempat-tempat yang terlihat seperti berada di planet lain ini.
Berikut adalah 10 tempat unik di Bumi yang menarik untuk disimak

Lautan Butiran Pasir Bagaikan Lautan Darah

 Simpson Desert, Australia

Simpson Desert adalah sebuah daratan luas tak berpenghuni. Ini adalah sebuah gurun pasir dengan warna merah darah seluas 54.000 mil persegi. Ini adalah gurun pasir terluas keempat di Australia. Tak hanya gurun pasir dataran saja, di sini pun terdapat bukit-bukit kecil yang warnanya pun merah.

Warna merah pasir ini berasal dari kandungan oksida besi dalam pasir. Warnanya pun berbeda-beda dari mulai merah muda hingga merah darah. Alurnya yang bergelombang membuat gurun ini bagaikan dataran ombak.

Penjelajah Charles Sturt merupakan seseorang yang pertama kali menemukan daerah ini pada tahun 1844. Dia merupakan seorang yang berasal dari benua Eropa. Saat ini, gurun semakin populer di kalangan para turis terutama di saat musim dingin.

Pilar-Pilar Menggapai Langit Di China

Zhangjiajie National Forest Park, China

Zhangjiajie National Forest Park ini adalah sebuah taman hutan nasional yang unik. Pada tahun 1982 tempat ini diakui sebagai taman hutan nasional pertama di China. Sepuluh tahun kemudian, UNESCO pun menetapkan wilayah ini sebagai situs warisan dunia. Pada tahun 2004 yang lalu, tempat ini diakui sebagai Geopark global UNESCO.

Jika Anda berkunjung ke tempat ini, Anda akan menemukan pilar-pilar batu kapur yang tinggi menjulang menggapai langit. Bisa jadi, area yang termasuk wilayah Provinsi Hunan inilah yang menginspirasi hutan melayang di dunia fiktif film “Avatar”.

Di hutan ini terdapat sekira 3000 pilar batu kapur dengan tinggi mencapai 3.500 kaki ke udara. Konon pilar-pilar ini sudah ada sejak 200 juta tahun yang lalu. Tidak hanya pilar-pilar batu kapur, di tempat ini pun terdapat berbagai pepohonan, ada sekitar 157 pohon tumbuh di tempat ini termasuk pohon langka yaitu merpati china.

Benteng Es ini Bisa Meledak Sewaktu-waktu

Perito Moreno Glacier, Argentina

Perito Moreno Glacier adalah salah satu keajaiban yang luar biasa. Glacier yang memiliki panjang 50 mil dengan tinggi 500 meter ini terhampar hingga Lago Argentino. Perito Moreno ini merupakan salah satu dinding es di atas sebuah danau yang masih terus berkembang.

Perkembangnan gletser ini merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi secara alamiah. Dinding es akan pecah ketika ketinggian air di danau meningkat sehingga tekanan air pun semakin kuat. Fenomena alam ini terjadi setiap empat hingga lima tahun sekali. Gletser ini terakhir kali pecah pada 2 Maret 2012.

Perito Moreno yang termasuk ke dalam kawsan Taman Nasional Los Glaciares yang terletak di provinsi Santa Cruz, Argentina ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling populer di Patagonia, Argentina. Saat ini banyak agen tur wisata yang menyediakan jasa trekking di gletser ini. Tawaran paket pun berbeda-beda ada yang hanya satu jam untuk mini trekking dan durasi lima jam untuk dinding es yang lebih besar.

Tebing Ombak, Monumen Nasional Kebanggaan Utah

Vermilion Cliffs Monumen Nasional, Arizona

Ini adalah sebuah padang gurun di Arizona Utara yang merupakan tempat pemandangan paling mencolok di Amerika Barat Daya. Situs ini memiliki luas 300.000 hektar dan terkenal dengan limpahan batu pasir dan kikisan tanah yang berwarna-warni.

Di sebelah barat laut dari taman Buttes Coyote, terdapat sebuah tebing yang disebut dengan The Wave. Bentuk alurnya yang nampak seperti ombak menginspirasi pemberian nama situs ini. Dinding tebing berwarna merah nampak berliku-liku secara alami namun rapi.

Vermilion Cliffs National Monument terletak di Arizona, letaknya sangat dekat dengan bagian selatan perbatasan negara Utah. Monumen Nasional ini melindungi beberapa situs indah diantaranya adalah Dataran Tinggi Paria, Vermilion Cliffs, Coyote Buttes, dan Paria Canyon.

Pohon Bergetah “Darah” Dapat Anda Temukan di Sini

Socotra, Samudra Hindia

Jika lokasi lain menawarkan keunikan dari segi lanskap, lokasi ini menawarkan keunikan karena flora yang tersebar di pulau ini. Keunikannya dapat dilihat dari ratusan flora yang hanya dapat ditemukan di tempat ini saja.

Pulau Socotra adalah sebuah pulau dengan ukuran yang cukup luas di Samudra Hindia. Tanaman yang ada di tempat ini sungguh unik, bentuknya seperti payung yang sedang mekar. Tanaman ini juga memiliki getah yang berwarna merah. Sehingga ketika getah itu mengalir di batang pohon ini Nampak seperti darah.

Pulau ini memiliki panjang 132 kilometer dan lebar 49,7 kilometer. Pulau ini sangat terisolasi bahkan sering dijuluki sebagai tempat palilng asing yang ada di muka bumi ini. Bahkan sepertiga spesies yang ada di pulau ini tidak akan Anda temukan di tempat lain. Selain pophon yang berbentuk bagaikan payung, di sini pun terdapat pohon yangn batangnnya sangat besar namun hanya memiliki sedikit bunga.

Danau Polkadot, Fenomena Langka dengan Cerita Miris

Spotted Lake, British Columbia

Ini mungkin tempat yang paling unik di Bumi. Selama bulan-bulan terpanas di sepanjang tahun, yaitu pada Juli hingga September, air danau ini akan menguap. Hasilnya, akan ada pola polkadot yang sangat banyak di permukaan danau yang memiliki luas sekira 61 acre ini.

Warna danau inipun berubah setiap waktunya. Fenomena langka ini bisa terjadi sebenarnya dengan latar cerita yang miris, di antaranya faktor tingginya tingkat mineral, seperti kalsium dan magnesium, serta perak dan titanium, air pun berubah menjadi berwarna biru, hijau, bahkan kuning. Jangan pernah berpikir untuk dapat mengambil sampel air danau ini untuk dijadikan kenang-kenangan. Saat ini, danau dilindungi oleh pemerintah sehingga tidak ada akses langsung terhadap publik. Walaupun begitu, letak danau yang berada di pinggir jalan ini menarik perhatian banyak orang yang lewat. Tak jarang, orang-orang berhenti untuk menikmati keindahan tempat ini.

Pada zaman dahulu, danau ini dikenal sebagai sebuah situs yang dianggap suci dan dihormati oleh penduduk di sekitar. Airnya biasa digunakan untuk terapi dan menyembuhkan beberapa penyakit. Sementara selama Perang Dunia I, air dari danau ini digunakan untuk pembuatan amunisi.

Bebatuan Hasil Letusan Gunung Tersusun Rapi di Sini

Giant’s Causeway, Irlandia Utara

Menjelajahi sepanjang pantai di ujung utara Irlandia Utara, Anda akan melihat pemandangan menakjubkan. Tumpukan bebatuan berbentuk hexagonal yang tersusun rapi berada di sisi pantai. Pengunjung dapat menelusuri dan berjalan di atasnya untuk menikmati pantai.

Area ini memiliki luas sekira 40.000 kolom basal yang berasal dari letusan gunung berapi kuno di masa silam. Situs ini berada sekira tiga mil dari Kota Bushmills. Bebatuan di tempat ini memiliki tinggi yang cukup beragam, dengan tertinggi mencapai 12 meter.

Situs ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1986. Selang satu tahun, Departemen Lingkungan Hidup Irlandia Utara menetapkan tempat ini sebagai Cagar Alam Nasional. Saat ini, situs yang menjadi daya tarik wisata terpopuler di Irlandia Utara ini dikelola dan dimiliki oleh National Trust.

Aliran Sungai “Darah” di Spanyol

Rio Tinto, Spanyol

Rio Tinto jika diterjemahkan dari Bahasa Spanyol berarti Sungai Merah. Nama ini diambil dari keadaan sungai yang mengalir di daerah ini. Sungai sepanjang 62 mil ini memang mengalirkan air berwarna merah layaknya darah.

Aliran sungai berwarna merah karena kombinasi dari bakteri langka, jumlah oksigen yang sangat rendah, serta polusi dari tambang emas, perak, dan tembaga-tembaga lainnya. Pencemaran kombinasi ini ternyata telah berlangsung sejak 3.000 tahun lalu.

Rio Tinto mengalir di barat daya Spanyol. Aliran sungai merah ini berasal dari Pegunungan Sierra Morena Andalusia. Sungai merah ini terus mengalir hingga Teluk Cadiz di Huelva.

Air Mata Raksasa Menjelma Jadi Bukit Coklat

Bukit Coklat, Filipina

Ribuan bukit terhampar di atas area seluas 50 kilometer persegi yang termasuk wilayah Provinsi Bohol, Filipina. Namanya diambil dari keadaan bukit ketika musim kemarau tiba. Saat kemarau, bukit akan berubah menjadi coklat karena kekeringan. Namun, ketika musim hujan bukit ini akan berubah menjadi warna hijau menyala.

Sekira 1.260 bukit berada di atas wilayah ini. Tinggi bukit bervariasi antara 40 hingga 100 meter. Setidaknya, ada empat legenda yang menceritakan asal-muasal bukit ini. Satu di antaranya mengungkapkan jika perbukitan terbentuk dari air mata seorang raksasa yang jatuh cinta pada gadis lokal.

Saat ini, Bukit Coklat merupakan salah satu objek wisata terkenal di Bohol. Pemerintah Filipina bahkan terus mendukung pariwisata di daerah ini. Salah satunya adalah dengan membuat resor yang berada di salah satu bukit. Dengan resor ini, wisatawan akan lebih nyaman menikmati pemandangan.

Hotel Garam di Atas Lautan Garam

Salt Flats, Bolivia

Ini adalah lautan garam terbesar di dunia. Wilayah ini sering juga disebut dengan Salar de Uyuni, yang merupakan gabungan dua kata dari dua bahasa berbeda. Salar berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “garam” sedangkan Uyuni berasal dari bahasa Aymara yang berarti “pulau atau kandang”.

Salar de Uyuni adalah sebuah lanskap putih yang menyilaukan di Bolivia. Ada sekira 10 miliar ton garam yang tersebar di area 4.000 mil persegi ini. Konon, dataran ini telah tercipta sejak 30.000 tahun lalu, ketika Lago Minchin mengering dan menyisakan garam.

Uniknya, daerah inipun menjadi daya tarik bagi para wisatawan hingga akhirnya dibangunlah hotel yang seluruh bagiannya terbuat dari garam. Hotel garam pertama kali dibangun pada 1993, namun karena kurang memerhatikan sanitasi akhirnya hotel ini dibongkar pada 2002. Baru-baru ini, hotel garam dibangun kembali dengan memerhatikan peraturan lingkungan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: